Dalam Pemilu 2014 nanti Masyarakat harus memilih caleg yang benar-benar berkualitas dan mau mengabdi, jangan pilih hanya karena diberi uang. Sebab mereka yang dipilih karena memberi uang tak akan optimal memperjuangkan aspirasi dan kepentingan rakyat, karena menganggap suara rakyat sudah berhasil dibeli saat pemilu berlangsung. Untuk itu Masyarakat harus memiliki kesadaran tinggi dalam menentukan pilihan tanpa didasari politik transaksional atau pemberian uang (money politik).
“Untuk para Caleg nanti jikalau ada suara yang di bayar dan ternyata caleg tersebut menang pastinya kalau ada aspirasi dari masyarakat untuk kepentingan masyarakat, orang tersebut akan indahkan, sebab mereka sudah di bayar,” ungkapnya.
Ditambahkannya ketika para Caleg yang akan bertarung dia harus tahu tugas dan fungsinya di DPRD dan berapa biaya yang harus dikeluarkan saat pencalonan dan pendapatan yang akan diterima selama duduk. ‘’Untuk maju memang harus ada kos, jadi caleg harus benar-benar tahu berapa biayanya. Jika misalnya pendapatan selama 5 tahun menjadi anggota DPRD hanya Rp 400Juta, maka jangan sampai mengeluarkan biaya hingga Rp 800 juta, maka sudah pasti akan melakukan berbagai cara untuk mengembalikannya,”

Iklan

Per juni 2013 produktivitas sawah yang ada di bangka selatan baru mencapai 4000 kgs/ hektar/ tahun sedangkan target nasional melalui kementrian pendidikan sebesar 10.500 kgs/hektar/tahun. Dengan luas lahan yang sudah berproduksi sampai tahun ini adalah kurang lebih 4.500 haktar.

Produktiivitas sawah kabupaten bangka selatan adalah sebesar 4000 kgs/hektar/tahun x 4.500 hektar adalah 18.000.000 kgs ( 18.000 ton ). Sedangkan standard kebutuhan beras / jiwa / tahun adalah 110 kgs maka dengan jumlah penduduk bangka selatan per tahun 2012 ( sensus terakhir ) berjumlah 190.000 jiwa maka dengan asumsi tersebut maka bangka selatan membutuhkan beras untuk swasembada pangan sebanyak = 190.000 x 110 kgs adalah 20.900.000 kgs/hektar/tahun. Dengan demikian maka kekurangan produksi beras untuk mencukupi kebutuhan beras bangka selatan pertahun adalah sebesar. 20.900.000 – 18.000.000 = 2.900.000 kgs lagi.  

Untuk mengejar target swasembada beras tersebut jika ingin dicapai dengan program ektensifikasi ( perluasana areal persawahan ) maka hanya diperlukan kurang lebih 725 haktar lagi untuk mencukupi kekurangan produksi sebesar 2.900.000 kgs tsb dengan asumsi dengan produktivitas sama sebesar 4000 kgs perhaktar pertahun.

Dan apabila ingin dicapai dengan program intensifikasi maka hanya perlu meningkatkan produktivitas sawah perhektar pertahun sebesar 650 kgs per hektar pertahun dengan asumsi jumlah lahan produktive yang sama 4500 hektar.

Namun nampaknya dinas terkait tidak mempunyai keinginan yang keras untuk bisa mencapai target swasembada beras tersebut , ini terbukti sudah berapa kali kita melakukan konsultasi dan advokasi untuk mengajukan perluasan areal persawahan untuk program ekstensifikasi belum pernah ikut bersama-sama ke dirjend sarana dan prasarana pertanian. Awal tahn 2013 komisi B berangkat untuk mengadvokasi tambahan cetak sawah yang dijanjikan sebanyak 5000 haktar dan hanya dijanjikan 2000 haktar juga tidak dihadiri oleh dinas pertanian, dan hari rabu tgl 31 juli 2013 kembali kami ke dirjend yang sama untuk memfolow up janji dari dirjend tersebut juga tidak ikut bahkan telpon pun tidak aktif.

Dan untuk mencapai target swasembada beras dengan program intensifikasi ( peningkatan produktivitas sawah yg ada ) jalan satu-satunya bagaimana bisa menguatkan kelembagaan petani dalam hal ini kelompok tani dan gabungan kelompok tani. Dan di kementrian juga ada menu tugas pembantuan untuk penguatan kelembagaab petani kurang lebih 100 jutaan. Yang ada selama ini kelompok tani hanya berperan dan berfungsi saat ada program cetak sawah dari dana bantuan sosial. Dan setelah itu tidak dan kurang berfungsi.

Kami sebagai anggota komisi B dan sekretaris fraksi PKS DPRD bangka selatan menyarankan kepada dinas terkait dalam hal peningkatan produksi beras Dengan memfokuskan pada program intensifikasi pertanian dengan meningkatkan produktivitas lahan produktive yang 4.500 haktar tersebut Dengan kegiatan

1. Mengadakan koordinasi dengan dinas Pekerjaan umum yang membidangi Sumber daya Air dengan mengajukan sistim irigasi permukaan memanfaatkan sungai yang ada dengan membuat embung pada saluran primer sebagai persiapan pada saat sawah kekurangan air dengan pengairan menggunakan pompanisasi dan pipanisasi. Sehingga sawah bisa berproduksi 2 kali dalam setahun.

2. Segera ajukan dana tuggas pembantuan untuk penguatan kelembagaan petani yang berkoordinasi dengan badan penyuluh dan ketahanan pangan untuk membimbing para kelompok tani agar termotivasi untuk berproduksi.

3. Ajukan untuk pengadaan tenaga harian untuk memenuhi PPL sesuai kebutuhan dan pembiayaan ada di kementrian dan pengajuannya dari daerah.dan pos ini ada pos anggarannya di kementrian .

Dan kami sangat yakin jika ini dilakukan basel swasembada beras bisa terwujud. Tinggal bagaimana pemerintah kabupaten bangka selatan melalui dinas pertanian, badan penyuluhan dan ketahanan pangan serta dinas pekerjaan umum bisa membuat program yang terintegrasi dan jangan membuat program yang parsial yang mengandalkan ego sektoral seperti yang selama ini terjadi. Sehingga yang ada hanya kegiatan yg memiliki mind set proyek bukan ber mind set program.

Sent from My ipad , phone number 0813 2294 3174 / 0821 7878 7513.

By FRAKSI PKS DPRD BASEL 2009

PKS PEDULI

Ranggung, 23 Juni 2013 DPC PKS Payung mengadakan program PKS PEDULI di desa Ranggung dengan mengadakan kegiatan Khitanan gratis untuk keluarga yang kurang mampu dan check mata gratis untuk bapak dan ibu yang sudah mengelami gangguan dalam membaca dan membagikan kacamata hasil pengchckan itu dengan gratis.

Dalam kegiatan ini untuk peserta sunatan gratisnya diikuti oleh 28 anak dan puluhan orang tua yang check mata. Dalam kegiatan ini dihadiri oleh struktur DPD PKS Bangka Selatan, Anggota DPRD PKS Bangka Selatan, Calon Anggota DPRD Bangka Selatan. 

 

 

By FRAKSI PKS DPRD BASEL 2009

Fahri Hamzah: “KPK Tak Mungkin Salah, KPK Adalah Segala-galanya”

Fahri Hamzah: “KPK Tak Mungkin Salah, KPK Adalah Segala-galanya”

 

Fahri Hamzah. (inet)

dakwatuna.com – Fahri Hamzah kembali mengeluarkan pernyataannya terkait Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Komisi yang bertugas melakukan pemberantasan korupsi di Indonesia ini disindir Fahri dalam akun twitternya @Fahrihamzah. Ketika berita ini diturunkan, akun twitter Fahri Hamzah tersebut diberi nama “KonspirasiLudruk”.

Dalam akun twitternya, Fahri Hamzah menyebutkan, “KPK sah melakukan pembocoran sprindik. KPK tak mungkin salah…Undang-Undang yg salah. Demi memberantas korupsi yg sdh merajalela KPK boleh melakukan apa saja.”

Lalu anggota DPR ini melanjutkan kicauannya, “Kalau KPK belum menentukan status tersangka, ya karena hanya KPK dan Allah yang tahu. Kalau KPK langsung tangkap orang ya itu karena sdh ada alat bukti. Hanya KPK yg tahu. Kalau KPK tunda kasus Century ya karena belum cukup bukti. Itu terserah KPK. KPK tak mungkin salah.” Demikian seperti dikutip dari akun twitternya seperti apa adanya.

“Jadi KPK tak mungkin diintervensi. Karena KPK itu profesional. Orang2 terpilih akhir zaman. Insya Allah KPK adalah saripati kebaikan dalam bangsa Indonesia. rakyat akan menjaganya. Sepertinya KPK bukan bikinan manusia. Apalagi DPR. KPK ini dari langit” sindir Fahri dalam akun Twitternya.

Sindiran Fahri dilanjutkan, “Korupsi adalah kejahatan dan KPK adalah kebenaran dan yg lain serta kita semua adalah embel2nya. KPK adalah segala-galanya…. KPK adalah nadi bangsa kita…kalau nadi putus bangsa kita mati… Jangan ada yg kritik KPK. Mengkritik KPK adalah kejahatan kemanusiaan…”

Lalu dia menutup kicauannya tersebut dengan pertanyaan, “Ngomong2 tangkap tangan staf-nya menakertrans…kenapa berhenti? Masih ingat kardus duren menakertrans? Dimana dia?”. (hdn)

By FRAKSI PKS DPRD BASEL 2009

Anis Matta: Pilkada Jawa Barat dan Sumatera Utara Ujian Bagi Partainya

 

 

Presiden PKS, Muh. Anis Matta, Lc. (inet)

dakwatuna.com – Bali (12/2) Pada konferensi pers menjelah acara temu kader di Bali, Presiden Baru Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Anis Matta menegaskan bahwa Pilkada Jawa Barat dan Sumatera Utara merupakan ujian bagi partainya. Apakah kasus yang menjerat mantan Presiden PKS, Luthfi Hasan Ishaaq benar-benar menghantam KPS atau tidak.

“Di Pilkada Jabar dan Sumut kader PKS menjadi kandidat. Ini merupakan ujian bagi PKS,” kata Anis Matta.

Dua pilkada itu akan menjadi momentum kebangkitan PKS setelah Luthfi Hasan Ishaaq ditangkap KPK dalam tuduhan kasus suap impor daging sapi. Karena itu Anis berharap kadernya yang maju pada dua pilkada itu keluar sebagai pemenang. Untuk kemenangan kadernya di Jawa Barat, pada tanggal 15 hingga 20 Februari 2013, Anis Matta akan melakukan roadshow. “(Roadshow) Ini untuk mengecek struktur dan kesiapan pencoblosan pada 24 Februari,” kata dia.

Bali menjadi target PKS untuk tumbuh dan berkembang. Bali akan menjadi etalase partainya. “Kami akan bekerja keras mewujudkan hal itu. Ini penting bagi kami sebagai cara yang terbaik menjawab tuduhan miring soal hubungan antaragama,” kata dia.

Hubungan antaragama itu akan terjawab dengan memperkokoh keberadaan PKS di Bali yang juga merupakan spot sejarah PKS. ”Kita sudah mendeklarasikan PKS sebagai partai terbuka pada tahun 2008 di Bali. Kami optimistis Pemilu 2014 nanti akan ada anggota DPR RI PKS dari Bali,” ucap Anis.

Anis menyebut Bali merupakan daerah terakhir dari roadshow putaran pertama yang dilakukannya. Roadshow untuk konsolidasi kader dan untuk mengecek dan mengevaluasi perilaku politik kader PKS.

“Kami cek secara keseluruhan, termasuk evaluasi perjalanan politik PKS sejak berdiri pada 1998, sejak 15 tahun silam. Apa yang terjadi, apa yang berubah dan seterusnya. Hasil keseluruhan evaluasi ini akan disampaikan pada Milad PKS pada bulan April nanti,” tutup Anis.

By FRAKSI PKS DPRD BASEL 2009

MAAFKAN KAMI PKS

 

 
 

Ilustrasi. (inet)

Oleh Cantik Kumalasari*

dakwatuna.com – Saya dan keluarga termasuk yang tidak suka politik, karena politik itu busuk. Partai politik itu busuk, mengejar kekuasaan setinggi-tingginya dengan menghalalkan berbagai cara. Saya benci semua partai politik termasuk PKS. Bagi kami, PKS suka membawa-bawa agama ke dalam politik, justru akan membuat agama itu jadi jelek.

Pasca kasus suap daging sapi oleh LHI mantan presiden PKS, saya dan keluarga makin benci dengan PKS, dan sempat melontarkan makian dan cacian kepada partai ini.

Tapi berhari-hari membaca tulisan-tulisan yang berisi kebencian kepada PKS, lalu membandingkan dengan partai lainnya… lama-lama timbul penyesalan. Saya merasa hujatan, cacian, umpatan kepada PKS terlalu berlebihan. Saya menyadari kerja-kerja kader PKS di masyarakat jauh lebih baik daripada gonjang-ganjing partai lain. Saya melihat wajah kader-kader PKS seperti bukan politikus…tapi santri, anak-anak pengajian yang rendah hati, ramah dan suka menolong. Saya malu kepada orang-orang yang saya hujat selama ini.

Ini murni dari hati nurani saya, semakin saya pelajari tentang PKS, semakin saya melihat PKS itu sebenarnya sangat berbeda dengan partai lain. Apalagi saya sempat membaca beberapa artikel di http://www.pkspiyungan.org yang sepertinya itu khusus untuk kader-kadernya.

PKS itu asset bangsa yang harus dijaga. Kalau ada kekurangan, apa sih di dunia ini yang tidak ada kekurangan? Kalau ada kader atau petingginya yang berbuat salah, siapa sih di dunia ini yang tidak pernah bersalah? Partai lain ada yang korupsi lebih besar dan berkali-kali.. tapi seingat saya, tidak ada yang dihujat sehebat PKS seperti saat ini. Saya membaca, selama ini memang belum pernah kejadian ada petinggi PKS yang melakukan korupsi, begitu salah satu jadi tersangka (dan belum tentu benar), tiba-tiba PKS dituding seolah-olah adalah partai terkorup se-Indonesia.

Akhirnya saya juga menemukan fakta bahwa PKS merupakan partai yang kadernya paling solid se Indonesia. Justru inilah kekayaan yang tidak dimiliki di Partai lain. Selain itu, terlihat PKS adalah partai yang melahirkan pemimpin, bukan partai yang dilahirkan oleh pemimpin. PKS jadi pemenang pemilu waktu itu di DKI, bukan karena ketokohan. Tapi PKS memunculkan tokoh-tokoh baru. Termasuk yang baru saja muncul dan saya ikuti orasi-orasinya yang menggugah, yaitu presiden barunya, M. Anis Matta. Orasinya luar biasa, mampu menggugah hati kader-kadernya. Bahkan menurut saya, mudah-mudahan ini tidak provokatif, saya berharap orang seperti Anis Matta ini diperlukan di Republik Indonesia ini sebagai Presiden. Sekali lagi, PKS itu menurut saya adalah asset bangsa…harus dijaga dan dipertahankan.

Akhirnya, saya ingin menyampaikan pesan penting saya : Maafkan kami PKS…kami yang selama ini menghujatmu, menghinamu, dan melecehkanmu…. sebenarnya adalah tanda cinta kepadamu. Kami bukanlah yang lebih baik darimu… Maju terus.. semoga target kalian tercapai, katanya mau jadi 3 besar.

By FRAKSI PKS DPRD BASEL 2009

SOAL JADWAL, PEMKAB BASEL DAN DEWAN JARANG KOORDINASI

 

TOBOALI /FRAKSI PKS DPRD BASEL /12/02/2013 – Ketua Komisi C DPRD Basel, H Kapid Maid mengungkapkan Banmus akan berkoordinasi dengan Pemkab Basel. Hal ini untuk mengantisipasi tidak terbenturnya jadwal kegiatan DPRD Basel dengan Pemkab Basel. Demikian dikatakannya kepada wartawan Senin (11/2/2013). Kapid mencontohkan kegiatan kunjungan Menteri PDT hanya dihadiri Ketua DPRD Basel saja, padahal beberapa anggota DPRD juga berkeinginan untuk hadir dalam kegiatan tersebut.

Hanya saja terbentur jadwal. Pada saat itu, anggota DPRD Basel ke luar daerah dalam rangka kunjungan kerja serta konsultasi. “Kita juga mau bertemu dengan Bapak Menteri PDT, menyampaikan kondisi Basel seperti apa, namun jadwalnya bersamaan dengan kita ada kegiatan di luar,” jelas Politisi PKS ini.

Untuk itu, pada Banmus Senin lalu, DPRD Basel melibatkan Pemkab Basel agar kejadian serupa tidak terulang lagi. Bukan itu saja, informasi yang berhasil dihimpun harian ini menyebutkan sebelumnya untuk beberapa kegiatan sebut saja pelantikan surat yang dilayangkan Pemkab Basel ke DPRD Basel tak jarang ditarik ulang lantaran jadwal yang tak pasti.  (raw)

 
 
By FRAKSI PKS DPRD BASEL 2009

IJIN TAMBANG DI BASEL DINILAI TANPA PENGAWASAN

 
Izin Tambang Basel Dinilai Tanpa Pengawasan
TOBOALI-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Selatan (Basel) dihimbau untuk memperketat pengawasan pemberian izin pertambangan dan perkebunan. Sebab selama ini dinilai, izin tambang dan perkebunan yang dikeluarkan oleh bupati tanpa pengawasan. 
 
Hal ini terkait dengan perizinan yang diberikan kepada PT Bangka Serumpun perusahaan eksplorasi serta PT Bangka Inti Besaoh yang bergerak di bidang perkebunan sawit di kawasan Desa Ranggas dan Desa Nangka. Pasalnya menurut Ketua Komisi C Kapid Maid kedua perusahaan tersebut dimiliki hanya satu orang saja. “Dalam pengaturan perizinan berikutnya, bagaimana dinas terkait yang selaku perwakilan pemerintah itu. Sekaligus mengawasi pelaksanaan perizinan. Sehingga perizinan itu tidak bisa sesukanya lagi, apalagi ada perizinan hanya satu orang yang sama,” tegas Kapid Maid kepada wartawan, Senin (11/2).
 
Menurutnya, Distamben dan Disbunhut Basel harus terus melakukan pengawasan, jangan sampai lahan kebun sawit digunakan untuk eksplorasi, begitu juga sebaliknya. Karena dikhwatirkan apabila terus didiamkan akan menimbulkan gejolak konflik horizontal ditengah-tengah masyarakat. Yakni antara Desa Ranggas dan Desa Nangka Kecamatan Air Gegas. “Pengawasan izin pertambangan dan perkebunan ini dilakukan agar pemerintah daerah tidak sewenang-wenang mengeluarkan izin. Apalagi setelah kita telusuri teryata izin-izin tersebut tumpang tindih karena pemiliknya hanya satu orang saja. Jangan ada lagi penyimpangan dan usaha-usaha untuk mengeluarkan izin berbayar yang tidak jelas,” kata Kapid.
 
Diceritaknya, akibat lahan kebun masyarakat Desa Ranggas tersebut telah dijual ke perusahaan sawit yang membuat masyarakat sekitar sudah tidak bisa lagi berkebun membuat beberapa masyarakat ada yang membuka kebun di hutan Kelakak Desa Ranggas. 
 
Akibatnya menimbulkan kecemburuan sosial bagi masyarakat Desa Ranggas. “Ya intinya Distamben Basel agar secepatnya memberikan surat tembusan perizinan PT Bangka Serumpun ke DPRD Basel dan Komisi C. Apakah sudah memasuki tahap eksploitasi atau masih tetap eksplorasi,” jelasnya.
 
Senada dikatakan Wakil Ketua Komisi B DPRD Basel, Asnan bahwa masyarakat Desa Nangka menolak dengan perluasan sawit. “Kita sama-sama mengharapkan agar permasalahan ini jangan sampai timbul konflik horizontal. Karena perusahaan tersebut telah melakukan perluasan dengan cara yang tidak benar,” ujarnya singkat. (bim)
By FRAKSI PKS DPRD BASEL 2009

SAATNYA ALEG PKS BERBAGI KEPADA SESAMA

Image

Ibu Samsir ST, istri Anggota DPRD basel dapil III menyerahkan bantuan sembako

Sp Rimba, FPKS DPRD BASEL 12/02/2013 Dewan Pengurus Cabang PKS Sp Rimba kembali melaksanakan program ” PEDULI ” dengan memberikan bantuan simbako berupa indomie instan dan Beras kepada kurang lebih 20 masyarakat kurang mampu dan pemeriksaan serta pemberian kacamata mata gratis  di dusun kemuning  desa jelutung II Simpang Rimba. Dimana kegiatan ini dilakukan oleh Anggota DPRD Bangka Selatan Dapil III SAMSIR ST dan Anggota DPRD Basel Dapil II H.KAPID MA’ID.

Dalam kesempatan itu juga Anggota DPRD Dapil III memberikan bantuan 1 unit Sejadah beserta Al Qur’an dan Buku Yasin  untuk Mushola Dusun Kemuning.

H.Kapid Ma’id sebagai wakil dari Dewan Pengurus Daerah PKS Bangka Selatan menyampaikan bahwa  PKS sekarang sudah menjadi partai yang besar dan terus berkembang sehingga orang dan partai lain ini mengganggap ancaman dan perlu dikebiri sebelum terlanjur menjadi besar sehingga muncullah kasus LHI untuk membunuh karakter presiden PKS yang akan berimbas kepada elektabilitas partai, namun aktualitanya malah berbanding terbalik malah banyak bermunculan simpatisan baru dan kader baru yang ikut bergabung ke dapam PKS bahkan di setiap Rapat Konsolidasi presiden PKS yang baru H.Muhammad Anis Mata di beberapa daerah malah membludak. Kami sebagai kader tetap meyakini bahwa LHI hanya korban strategi politik yang negatif dalam menghadapi pemilu 2014 nanti dan kami sebagai kader di tataran level yang paling bawah harus tetap bekerja , beramal untuk membantu masyarakat sebagai representasi dari moto PEDULI Pks yang selama ini menjadi jargon yang menjadi stimulan untuk berbuat kebaikan.

KINILAH SAATNYA KITA NAIK

Allahu Akbar 3x 

By FRAKSI PKS DPRD BASEL 2009

2013, CETAK SAWAH BASEL DIPERKIRAKAN BERTAMBAH

 
sawah_tribunnews.jpg
 
BANGKAPOS.COM, BANGKA — Kuota pencetakan sawah baru untuk kabupaten Bangka Selatan (Basel), tahun 2013 yang awalnya ditetapkan Kementerian Pertanian (Kementan) hanya 500 hektar, dimungkinkan untuk mendapat penambahan.

Kabar baik mengenai kemungkinan bertambahnya kuota cetak sawah Basel ini didapatkan dari konsultasi Komisi B DPRD Basel dengan Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian Kementan, Jumat (8/2/2013).

“Hasil konsultasi dan advokasi komisi B ke Dirjen Prasarana dan sarana pertanian (PSP) di  Kementrian pertanian, tentang kuota perluasan areal sawah di Bangka Selatan cukup memberikan angin segar dan peluang yang besar untuk dikabulkan dengan program re-lokasi percetakan areal sawah.  Walaupun secara kuantitas belum ditetapkan, tetapi Dirjen prasarana dan sarana pertanian bapak Husni, sudah memberikan lampu kuning untuk penambahan areal cetak sawah melalui re-lokasi,” ungkap anggota Komisi B DPRD Basel, Samsir, kepada bangkapos.com, Minggu (10/2/2013).

Adanya peluang dan kesempatan mendapatkan tambahan kuota ini menurut Samsir, disebabkan adanya kebijakan baru dari Kementan melalui Dirjen PSP yang memperketat re-alokasi areal percetakan sawah lanjutan dengan persyaratan yang lebih berat, seperti realiasai program yang sama percetakan sawah harus berjalan baik pada tahun anggaran sebelumnya baik dari  kualitas dan kuantitas sesuai spesifikasi atau RAB yang sudah dikeluarkan melalui juklak juknis, tidak ada masalah dengan proses implementasinya di lapangan dan persyaratan tekhnis seperti kesiapan daerah dalam hal Survey investigation design (SID).

“Selain itu, program lain yang ada dilaksanakan di dinas pertanian daerah yang menggunakan dana pusat seperti dari tugas pembantuan, DAK, Bansos tidak ada yang bermasalah dan berjalan dengan baik,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, efek dari kebijakan tersebut banyak daerah yang dinolkan pencetakan sawah barunya oleh pusat dikarenakan tidak memenuhi persyaratan yang dipersyaratkan Kementan.

“Bangka Selatan sendiri meraih penghargaan yang diberikan oleh presiden sebagai kabupaten yang terbaik dalam program percetakan sawah tahun 2011, dan tahun 2012 juga selesai 97 persen. Dari kesiapan lahan Basel sudah mengalokasi anggaran dari Apbd 3000 haktar untuk SID baru sebagai sharing budgeting. Melihat prestasi dan kesiapan Basel memiliki peluang yang sangat besar untuk mendapat re-lokasi percetakan sawah tersebut, asalkan segera membuat proposal pengajuan cetak sawah baru sesuai dengan yang dibutuhkan pada tahun 2013,” papar Samsir.

Sehubungan dengan adanya peluang penambahan kuota cetak sawah tersebut, pihaknya dari komisi B akan segera menyarankan kepada pemerintah Basel melalui dinas pertanian dan peternakan untuk membuat proposal yang diminta oleh Dirjen PSP tersebut.

“Kami komisi B optimis setelah kami adakan advokasi ke Dirjen PSP ini kuota percetakan sawah akan ada re lokasi dan penambahan sebagaimana yang sudah dijanjikan walaupun kuantitasnya belum ada dan ini akan ditentukan setelah proposal disampaikan. Mudah-mudahan ini dikabulkan,” ucapnya.

 
By FRAKSI PKS DPRD BASEL 2009