PKL MENOLAK DIRELOKASI KE TERMINAL TOBOALI

 
 
Image
 
TOBOALI – Terkait munculnya keberatan dari beberapa pedagang kaki lima (PKL) untuk pindah ke Terminal Toboali, maka Komisi B DPRD Kabupaten Bangka Selatan akan mengadakan pembicaraan untuk membahas permasalahan tersebut dengan Disperindagkop, Sekda, serta penanam modal di Kabupaten Basel.
 
Menurut sekretaris komisi B, Samsir, pembangunan yang dilaksanakan di Bangka Selatan bertujuan untuk mengakomodir keinginan masyarakat sebagai penikmat hasil kebijakan pembangunan yang berujung pada peningkatan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat, tanpa mengorbankan masyarakat yang lainnya. “Untuk itu diperlukan perencanaan pembangunan yang jauh ke depan, bukan hanya untuk 1 atau 2 tahun,” katanya kepada wartawan, Rabu (5/9).
 
Mengenai pengembangan pasar tradisional Toboali, Samsir menegaskan perlunya pemerintah memikirkan pasar yang representatif, yang bisa menampung pedagang kaki lima untuk 10 atau 25 tahun ke depan, yang dilihat dari tingkat pertumbuhan penduduk dan tingkat penambahan penduduk dari dalam maupun luar daerah. “Kami komisi B yang merupakan mitra kerja Disperindagkop Basel, melalui Disperindagkop sudah mengajukan Daba (dana bantuan-red) ke provinsi untuk tahun anggaran 2013, untuk pembangunan pasar tradisional yang representatif, bersih dan nyaman,” jelasnya. 
 
Samsir menuturkan, dalam waktu dekat Komsi B akan mencoba mengambil masukan langsung dari pedagang kaki lima yang ada di tempat relokasi sementara di terminal Toboali, guna mengetahui keinginan dan aspirasi para pedagang kaki lima tersebut. “Agar dalam kebijakan pembangunan pasar ke depan tidak mengorbankan siapapun dan membuat pelaku pasar nyaman dalam melakukan aktivitas pasarnya,” pungkasnya.
 
Sebelumnya, Senin (3/9) lalu, Fraksi PKS dan Komisi B kedatangan para PKL yang mengatasnamakan Forum PKL Pasar toboali yang diprakarsai Junaedi Sapanis. Forum tersebut merasa keberatan dan menolak relokasi PKL ke Terminal Toboali, menginginkan agar PKL tetap menempati posisi lama di pasar Toboali, serta meminta pasar Toboali yang terdiri dari pasar baju dan pasar ikan diremajakan menjadi bangunan bertingkat. “Pasar yang ada sekarang tidak memenuhi persyaratan lagi untuk aktivitas jual beli. Di terminal Toboali tempat relokasi tersebut malah banyak digunakan oleh pedagang kaki lima yang baru dari luar Toboali dan ramainya hanya pagi hari saja,” tegasnya. (rb)
By FRAKSI PKS DPRD BASEL 2009

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s