KUOTA CETAK SAWAH DIKURANGI, KOMISI B DATANGI KEMENTRIAN PERTANIAN

 
 
TOBOALI-Komisi B DPRD Bangka Selatan (Basel) kembali akan berkonsultasi ke Dirjen Sarana dan Prasarana Pertanian Kementrian Pertanian guna mempertanyakan dan mengadvokasi, tambahan kuota perluasan areal percetakan sawah yang dikurangi. Dari 5000 hektare yang dijanjikan sebagai reward atas keberhasilan percetakan sawah yang dilakukan Basel.  “Ini merupakan tindak lanjut dari konsultasi yang kami lakukan awal bulan Januari 2013 di kementrian yang sama tapi beda dirjen. Dimana bulan yang lalu kita ke dirjen tanaman rempah khusus advokasi kuota perluasan areal perkebunan lada di bangka selatan yg dijanjikan 1000 haktar dan ditetapkan tahun ini hanya 90 haktar,” terang Anggota Komisi B, Samsir kepada wartawan, Kamis (7/2).
 
Dijelaskanya untuk program cetak sawah tahun 2013 ini rencanannya yang hanya ditetapkan seluas 500 hektar, sangat merugikan daerah. Karena tahun kemarin melalui komisi B dan disetujui oleh badan anggaran sudah mengalokasi anggaran untuk SID dibeberapa tempat. Sebagai bentuk dana pendamping atau sharing budgeting untuk perluasan percetakan sawah sebanyak 5000 hektare, yang berlokasi di daerah Toboali, Rias, Serdang, Pergam, Fajar indah, Sioharjo, Dungun batu betumpang, Pasir putih, Sukajaya, Bedengung, Gudang, Jelutung dan Sebagin. “Insyaallah, besok kami akan mencoba untuk meminta tambahan kuota perluasan areal sawah ini minimal setengah dari yang sudah dijanjikan,” jelasnya.
 
Samsir menggungkapkan, sampai saat ini Basel sudah memiliki lahan pertanian khusus sawah sebanyak +/- 17.000 hektar dari potensi lahan sawah sebanyak 24.000 hektar.  
 
Oleh karena itu pihaknya mengharapakan sampai tahun 2014 ini sudah tercetak semua. Dengan demikian program ekstensifikasi pertanian khusus sawah mulai dikurangi dan berpindah fokus kepada program intesifikasi pertanian. Dimana bisa meningkatkan produksi per hektar sawah dari +/- 5  ton pertahun menjadi 10,5 ton pertahun sesuai dengan target nasional. “Dan ke depan fokus pertanian harus ke program intensifikasi bagaimana dapat meningkatkan produktivitas perhaktar sawah. Dan kami menyarankan agar programnya dibuat agar terintegrasi dengan dinas lain yang terkait seperti pekerjaan umum, badan penulihan dan ketahanan pangan,” pungkasnya.(bim)
 
By FRAKSI PKS DPRD BASEL 2009

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s